What is the key of your success? Be nice to your PARENTS. -Yasmin Ahmad-Quote ini ada di film Demi Ucok yang premiere perdana di JAFFJogja kemarin. Awalnya saya kira film ini tentang perempuan 29 tahun yang dituntut oleh ibunya untuk segera menikah, sehingga sang ibu mencarikan jodoh untuk sang anak agar segera menikah. Ternyata tebakan saya salah, ini adalah film tentang hubungan ibu dan anak, film tentang bagaimana sang ibu mendukung anaknya untuk mengejar mimpinya.
Film ini bukan film lucu, begitu kata sang sutradara sekaligus writer dan produser dari film Demi Ucok. Menurut saya film ini akan membuat anda tertawa sekaligus menangis. Siapa yang tidak menangis melihat begitu besar cinta seorang ibu untuk anak perempuannya, anak perempuan yang tak mau menikah sebelum mimpinya terwujud.
Hidup ini hanya ada dua pilihan : Cinta atau Takut. Kalau kamu takut pasti kamu akan salah arah. -Demi Ucok-Sehari sebelum penayangan film ini di kampus saya ada presentasi beasiswa dari NCU Taiwan, narasumber langsung diimpor dari Taiwan. Saya tidak berani bertanya karena narasumbernya menggunakan bahasa inggris sedangkan saya ngomong inggris cuma bisa Yes, No, dan Thank you. Iseng. Akhirnya saya iseng bertanya pada narasumber, deg-degan, blekak-blekuk, asal nyeplos yang entah narasumbernya paham atau tidak. Saya mengajukan dua pertanyaan :
1. Apakah saya bisa mengikuti Kuliah Undergraduate di NCU Taiwan?
Mungkin bisa, selama saya bisa berbahasa Cina, karena sebagian besar mata kuliah menggunakan bahasa Cina.
2. Apakah saya bisa kuliah di jurusan yang benar-benar berbeda untuk Graduate School, basicly saya Science mungkin gak kuliah Business atau Art?
Mungkin bisa tapi sulit karena kurangnya basic di jurusan yang berbeda tersebut. Perlu diskusi dengan PA untuk bertanya tentang jurusan Business atau Art tapi masih berkaitan dengan Science.
Sebagian orang pasti bercita-cita untuk bisa sekolah pascasarjana, saya pun begitu. Ibuk membebaskan saya memilih pascasarjana di Indonesia atau di luar negeri setelah lulus sarjana. Saya belum lulus, skripsi diabaikan, dan saya malah menghabiskan waktu untuk jalan-jalan. Biaya buat pascasarjana akhirnya dialihkan untuk mendaftar haji.
Sebutlah saya ini salah jurusan, pengen start-over gak mungkin, meneruskan studi tentang science nampaknya saya tidak mampu. Saya bukan pecinta Science. Lalu apa yang kamu cintai? Saya pecinta jalan-jalan, penikmat film romantis, pecandu Running Man. Saya bermimpi jalan-jalan ke luar negeri, tapi bukan untuk belajar.
Kesimpulannya saya sedang galau skripsi yang gak kelar-kelar, masa depan yang belum saya pilih, calon suami yang gak muncul-muncul, usia yang udah tidak muda lagi. Pahit.
Tapi jawaban itu sudah ada.
Apa 'cita-cita'mu? -Be nice to my parents
Yang artinya saya harus segera lulus dan bertoga. Itu dulu untuk saat ini. Besok ? I want to being grateful for everything that Alloh gave to me.
Being Grateful for 2013.
-Karena mimpi takkan berlari. Endah n Resha-
No comments:
Post a Comment