Friday, 27 December 2013

@makeoverid MakeOver Sparkling Christmas Contest

Yuk ikutan kontes seru-seruan dandan dari @makeoverid 

Syaratnya gampang banget :
1. Follow akun twitter MakeOver @makeoverid dan subcribe akun youtube MakeOver makeoverid
2. Like video tutorial makeup 'Sparkling Christmas' dari MakeOver Sparkling Christmas
3. Bikin makeup look dengan tema 'Sparkling Christmas' dengan produk MakeOver favoritmu trus dishare lewat akun twitter kalian
4. Mention juga @makeoverid dengan hashtag #makeoveridcontest

Kontes ini  berlangsung hingga tanggal 31 Desember 2013, bentar lagi nih kontesnya ditutup, buruan share makeup look kamu dan dapatkan hadiahnya. Ada dua pemenang dengan masing-masing produk MakeOver senilai 500.000 rupiah.
Pemenang diumumkan tanggal 1 Januari 2014 melalui akun twitter MakeOver. Let's get Sparkling and Win :)



Cheers,
Hani.

Thursday, 19 December 2013

Sebuah pengakuan


" I  love you. (and it will be forever.)"

"Thanks honey... (… sorry, I have never loved you.)"
source : hujandisenja


Seluruh otakku dipenuhi namamu, delusiku. hampir tak ada ruang kosong untuk yang lain.
tanpa kusadari, kamu sudah mengambil alih bagian lain yang kusebut hati.

perasaan ini menjelma menjadi delusi.

aku tak mampu berbicara tentang perasaan denganmu. aku tak mau.
tak mau kamu tahu bahwa kamu yang memenuhi otak juga hatiku.
aku terlampau pengecut untuk kalah.
untuk sebuah jawaban, "maaf.. aku hanya menganggapmu sebagai teman"

bisa jadi, aku hanya desau angin yang mampir sejenak di hidupmu.
sayangnya, di dunia delusiku, kamu bagian penting yang tak bisa kuhapus begitu saja.

aku menyangkal perasaan semu ini di awal.
hingga kini aku menyadari, awalnya aku sudah tertarik denganmu, dengan kisah hidupmu, dengan keras kepalamu, dengan kesepianmu.
namun kusangkal.
karena di awal, hatimu sedang goyah karena perempuan, saling mengenal dan menyayangi meski tak pernah berjumpa.
aku mau berteman denganmu, mendengar cerita-cerita yang selama ini kamu simpan rapat-rapat.

lambat laun delusi itu mengambil alih.
cemas saat tak ada kabar darimu, diam-diam merindukan suaramu.
bahkan aku menjadi bukan aku saat berbicara denganmmu, kadang aku tanpa sadar mendebatmu karena tersulut emosi. mengutukmu saat berselisih paham.

ini bukan aku. bukan diriku.

aku lelah membohongi hatiku. aku lelah berpura-pura.
lelah menanti kabar darimu. lelah dengan delusiku sendiri.

delusi.
suatu hari (mungkin) kita bersama.
suatu hari aku adalah alasan kebahagiaanmu.
bahwa kamu tak sekedar menganggapku teman bercerita.
delusi.

siapa kamu? aku tak pernah melihat wujudmu tapi kamu nyata.
mengapa kamu? aku merasa simpati dengan masa lalumu.
dimana kamu? kamu hidup di dunia nyatamu (dan aku bersembunyi di dunia delusi).

aku tertarik padamu dari awal, hingga detik ini.
tentu saja aku takut kamu tak tertarik denganku.

siapa saja.. bantu aku keluar dari delusi yang kuciptakan sendiri?? aku keracunan dan terperangkap delusi.



Hani.

Tuesday, 17 December 2013

tentang rasa, tentang kamu

SHE IS POISONED.

Because she did something very foolish earlier, like opening up her heart and letting someone in, simply because he knocked nicely on her door.
A petty way to lower her defenses, but a successful one nevertheless, and now her thoughts are invaded with a string of what-ifs, why-nots and oh-fuck-its — delusions, which rotated like planets around moments that reeked of this poison. Like that time when he gave her a book, or sent her a song, or told her stories about pulsing stars.
Now her life is held hostage as she starts to lose her sleep, lose her appetite and lose herself as she drowns beneath the battling tides of her own mind.
Alas, that poor, pathetic girl. She let poison into her heart and now she is dying.

sumber : mitdoq

delusi. delusi ini mematikan logikaku. seolah ragaku terbawa mati.
serba enggan.
cuma mau kamu.
duduk berdua di tepi pantai. subuh. berpelukan.
saling bercerita.

lihatlah. delusi ini tak mudah dihentikan.
lalu suatu saat, aku mati, logikaku mati, tak mampu lagi membedakan simpul nyata dengan simpul yang maya.

kamu. tentang rasa.
aku. delusi.
dunianya berbeda.

bisakah aku meminta waktumu untuk menemuiku?
ekpektasi dan realita, takkan berjalan bersamaan.
sungguh aku menyimpan perasaan yang aku sendiri tak paham.
inikah simpati, inikah peduli, inikah cemburu, inikah amarah, mungkin ini cinta.
tapi bukan.
ada sesuatu yang membuatku selalu penasaran, ingin tahu, mungkin. mungkin aku tertarik padamu.
tapi bukan. tapi ini bukan cinta.

bisakah kamu menemuiku? atau aku harus berlari mengejarmu?
biar aku bisa melihat wujudmu. biar aku sadar. biar delusi ini berakhir.

tiga bulan, delusi ini memiliki tenggat waktu.
empat tahun, aku mungkin bertemu lagi denganmu, dan semuanya sudah baik.
baik waktu, baik tempat, baik hati.

saat semuanya siap, entah denganmu atau dengan lelaki lain, aku akan mencintai.
siap mencintai, dan hidup bersama.

aku sekarat. keracunan delusi. 
delusi itu kamu.
tentang rasa, rasaku kamu.


Hani. (kota seribu cahaya)
 

Friday, 6 December 2013

Cerita Sebaris Nama

dear D,
namamu terlalu sering kupinjam.. diam-diam
salah sendiri namamu menarik #eh

Lagi-lagi postingan random.. hehehe :)
Kali ini tentang nama blog ini, bidijie, dan sekilas cerita di balik namanya.
Bidijie asalnya dari akronim B-D-G-A yang dilafalkan menjadi bi-di-ji-e.
B for boyfriend, D for his name, G for girlfriend, A for my name.
Inilah salah satu kerandoman saya soal penamaan, jika dibaca ulang rasanya geli sendiri.
Bidijie itu khayalan berlebihan karena saya ngefans berat sama D, sampe sekarang masih siy #eh

Selain bidijie, ada nama lain yang mencomot nama D sebagai alasan penamaan. Akun saya di idws, namanya langitnyaD. Oke mulai berlebihan khayalan saya. Udah ngayal jadi pacar, mau jadi langitnya juga. Abaikan.

Ada lagi nama favorit yang sering saya pakai, Langit. Saya menyukai langit, pengagum beratnya, sudah hardcore fans. Langit yang setia mendengarkan cerita-khayalan-bodoh saya. Langit yang menghibur saat saya galau, lihat saja kalau awannya tiba-tiba menari, atau merona jingga, atau bintang berkerlipan, mungkin langit berbaik hati mengusir kegundahan saya. :)

Saat ini saya bingung mencari nama belakang, nama depannya udah jelas Hani, nama belakangnya belum ada nih.. adakah yang mau berbagi nama belakang?


Hani. ( Kota Seribu Cahaya)