Wednesday, 8 January 2014

[02] Something You Feel Strongly About

Hal apa yang paling kau percayai dalam hidupmu?

Kadang aku sendiri tak tahu, mencari alasan-alasan lain sebagai jawaban, atas pertanyaan yang diajukan padaku.

Sore ini, seorang kawan 'memarahiku' karena tugas akhir yang kulalaikan. Dia mengajukan pertanyaan, sebenarnya apa yang membuatku tak kunjung menyelesaikan tugas akhir yang sudah kelewat lama kulalaikan. Entah. Aku tak tahu jawaban pastinya.

Aku ingin seperti anak-anak yang membanggakan orangtuanya lulus tepat waktu.

Kadang jawaban yang kuberikan seolah hanya alasan semata. Bahwa sebenarnya aku mahasiswa pemalas yang menunda-nunda kelulusan.

Aku teringat pertemuan dengan seseorang pada perjalanan pulangku yang kesekian kalinya.
"Semua itu tergantung kesiapan, jika kita dianggap siap oleh-Nya maka doa-doa kita pasti dikabulkan." ucapnya.

Terdengar seperti alasan klise bukan?

Apa kau berusaha menyelesaikan tugas akhirmu? -kadang kadang
Berapa lama kau mau membiarkan orangtuamu menunggu kabar kelulusanmu? -jangan lama lama

Mau mendengar kisahku?

Pertengahan 2011 adalah tahun terburuk dalam hidupku. Saat itu usiaku 20 tahun, pertama kalinya aku bertemu dengan orang-orang yang dengan entengnya menyebutku munafik. Hanya karena aku ingin menjadi orang baik, dengan segala kekuranganku, apakah aku memang pantas disebut munafik? Oh dunia nyata itu mengerikan, pikirku kala itu.

Awal 2012, aku kabur dari dunia nyata.

Sampai akhir tahun 2013, aku lelah bersembunyi, aku kehilangan satu per satu sahabat yang dulunya sabar menemaniku.

Dua setengah tahun itu, hubunganku dengan keluargaku justru perlahan membaik. Banyak perubahan terjadi. Kebahagiaan yang dulunya sekedar angan-angan perlahan terwujud.

Doa-doaku satu persatu dikabulkan oleh-Nya. Dengan keajaiban cara-Nya.

Aku mengatasi ketakutanku perlahan-lahan dengan mempercayai bahwa kebahagiaan akan datang saat aku siap.

Percayalah kebahagiaan akan datang padamu ketika Dia merasa kamu siap.



Hani. (dengan mimpi-mimpi barunya)

No comments:

Post a Comment