Jatuh Cinta Sendirian.
Cinta pada pandangan pertama itu gak ada, yang ada LUST AT FIRST SIGHT (@hitmansystem)
Lust.
LUST.
Hampir tiga bulan lamanya pertanyaan yang sama berputar di kepalaku.
Kenapa hanya wajah itu yang memenuhi pikiran setiap hari?
Kenapa aku menghabiskan waktu berjam-jam di kubikel berbeda tiap harinya?
Kenapa dua minggu lebaran rasanya terlalu lama? aku berharap lebaran lekas usai dan bisa melihatnya.
Ya,
tiga bulan kuhabiskan untuk sekedar kesempatan melihatnya, berharap
sedetik mata bertemu dan melihat senyumnya. Sungguh aku merasa menjadi
perempuan paling bodoh, tak mampu menjawab pertanyaan itu selama tiga
bulan.
Stalking. Memata-matai akun sosial medianya agar aku tahu
apa yang dia lakukan. Membaca tulisannya di blog dan tumblr. Dan aku
semakin terjebak.
Aku menyukai tulisannya. Tulisannya yang jujur.
Dan aku semakin bingung dengan perasaanku sendiri. Mencari artikel
tentang cara pedekate pun sering ku lakukan, dan jelas tak berani
kulakukan. Sekedar berkenalan, bertanya nama pun belum pernah.
Suatu
kala aku tak sengaja melihatnya dengan teman sepantarannya, dia
tersenyum, sungguh senyum yang tulus. Dia bahagia. Mungkin akhirnya dia
mendapat pengganti cinta lamanya dengan teman baru dengan kesibukan yang
sama. Dia tersenyum. Seolah aku ingin waktu berhenti. Tapi melihatnya
tersenyum dengan perempuan lain membuat hati perih, aku menangis.
Entah
imaji atau tipuan mata, tipuan hati. Aku semakin tak bisa mengatur hati
ini. Hati yang menipu diri. Hati yang bilang, aku tak ingin yang lain
kecuali dia.
Aku gila, semakin bingung dengan semua pertanyaan di kepalaku.
Menginginkannya namun aku berkenalan pun belum pernah.
Aku kacau,
tanpa sengaja membaca tweet dari hitmansystem, lalu artikel tentang Lust itu kubaca perlahan.
Bodohnya
aku membiarkan hati ini jatuh cinta, eh ralat, bukan jatuh cinta tapi
lust at first sight yang kubiarkan berkembang hingga melukai hatiku.
Lust adalah jawaban semua pertanyaanku.
Tindakan-tindakan bodoh selama tiga bulan, hati yang merana.
Naksir
seseorang yang belum dikenal itu salah. Kenalan dulu, kalo enak diajak
ngobrol baru dilanjut apakah ingin serius berhubungan atau cukup sebagai
teman.
Kalo belum kenal tapi udah stalking njuk terus galau itu namanya bodoh *lalu ngaca*
Sama sahabat sendiri yang udah kenal baik aja kalo mau suka aja mikir dulu, udah deket banget pun belum cocok sebagai pasangan.
Hati-hati menjaga hati karena jatuh cinta sendirian itu bodoh :)
Cheers,
Hani :)
related post : Cinta pada pandangan pertama oleh @hitmansystem
No comments:
Post a Comment