Friday, 13 September 2013

#10

Halo dunia.. hai orang-orang yang sedang memperjuangkan skripsi yang tak kunjung kelar.

Random post lagi, secara otak saya lagi gak waras.

Saya mau cerita ah tentang skripties saya yang paling bisa bikin nafsu maka saya ilang.hehe..
Dulu pas semester enam, ada dua mahasiswa yang kekeuh ngambil mata kuliah komputasi. Entah kenapa di angkatan 2008 yang jumlahnya hampir 50 orang, atau lebih, gak banyak yang berminat mengambil mata kuliah komputasi.

Harusnya dua mahasiswa ini gak bisa ngambil mata kuliah tersebut karena syarat mata kuliah dapat diselengggarakan minimal satu kelas 10 mahasiswa. Dosen pengampu yang terlalu baik hati atau mahasiswanya yang kelewat ngeyel akhirnya selama tiga semester dua mahasiswa itu tercebur di lembah sesat, eh maksudnya mendalami komputasi.

Suatu hari yang cerah sang dosen pengampu kuliah yang baik hati menawarkan judul penelitian untuk duo tersebut. Mereka berdua tak kuasa menolak. Sedikit bocoran, duo tersebut terdiri dari laki-laki dan perempuan. Si laki-laki ini punya otak yang cerdas tapi sering bolos kuliah, yang perempuan kebalikannya, rajin masuk kuliah meskipun sering telat masuk kelas tetapi sayang otak pas-pasan. Iya, ya perempuan itu adalah saya.

Yang menjadi misteri buat saya adalah kenapa teman saya ini mau menerima judul penelitian ini, saya belum pernah tanya ke dia sih, asumsi saya ya karena dia sesungguhnya sangat cerdas jadi penelitian tersebut tidak akan menyulitkan dia.

Nah kalo alasan saya menerima judul penelitian tersebut karena dia, ya dia. Saya kan suka naksir sama cowok cerdas dan pinter *buka kartu*
Cowok cerdas, pinter dan jomblo itu langka bukan?  ya memang dia bukan jomblo. Good point, terus kenapa malah ngambil judul penlitian yang susahnya nudzubllah begini???

Saya khilaf. *excuse*

Saya memiliki niatan jahat kalo saya ngerjain penelitian bareng dia siapa tahu bisa mendekatkan dari sekedar kenal naik pangkat jadi teman satu penelitian terus cinlok deh. Bodohnya saya ini gak sadar diri kalo otak saya pas-pasan.

Even setelah satu penlitian bareng gak banyak yang berubah. Dia masih setia sama pacarnya dan saya masih setia sama skripsi dua tahun ini. Eh.

Buat adek-adek di luar sana yang belum punya judul skripsi, ada sedikit saran nih

Pertama, Niatkan skripsi itu sebagai sarana biar cepet lulus, bukan sarana pedekate sama orang yang udah punya pacar *tolong jangan ditiru ya*

Kedua, Sadari kemampuan akademis, gak semua mahasiswa punya otak yang cerdas, banyak yang otaknya pas-pasan *kaya saya*, jadi pilih tema penelitian yang sesuai kemampuan

Terakhir, Skripsi itu kayak antibiotik. Dokter selalu menyarankan meminum antibiotik tiga kali sehari, harus tiap hari diminum sampe abis. Kalo lupa atau bahkan pura-pura lupa, antibiotiknya gak akan mengembalikan kekebalan tubuh dan virus bakal mnyerang lagi di kemudian hari. Berlaku juga buat skripsi, sekali (pura-pura) lupa, bakal susah untuk mulai ngerjain skripsi lagi.

So, minum skripsi tiga kali sehari, setiap hari setelah makan, sampe abis. Semoga lekas lulus J

Cheers,

Hani :)

No comments:

Post a Comment