Halo dunia.. hai orang-orang yang sedang memperjuangkan
skripsi yang tak kunjung kelar.
Random post lagi, secara otak saya lagi gak waras.
Saya mau cerita ah tentang skripties saya yang paling bisa
bikin nafsu maka saya ilang.hehe..
Dulu pas semester enam, ada dua mahasiswa yang kekeuh ngambil
mata kuliah komputasi. Entah kenapa di angkatan 2008 yang jumlahnya hampir 50
orang, atau lebih, gak banyak yang berminat mengambil mata kuliah komputasi.
Harusnya dua mahasiswa ini gak bisa ngambil mata kuliah
tersebut karena syarat mata kuliah dapat diselengggarakan minimal satu kelas 10
mahasiswa. Dosen pengampu yang terlalu baik hati atau mahasiswanya yang kelewat
ngeyel akhirnya selama tiga semester dua mahasiswa itu tercebur di lembah
sesat, eh maksudnya mendalami komputasi.
Suatu hari yang cerah sang dosen pengampu kuliah yang baik
hati menawarkan judul penelitian untuk duo tersebut. Mereka berdua tak kuasa
menolak. Sedikit bocoran, duo tersebut terdiri dari laki-laki dan perempuan. Si
laki-laki ini punya otak yang cerdas tapi sering bolos kuliah, yang perempuan
kebalikannya, rajin masuk kuliah meskipun sering telat masuk kelas tetapi sayang
otak pas-pasan. Iya, ya perempuan itu adalah saya.
Yang menjadi misteri buat saya adalah kenapa teman saya ini
mau menerima judul penelitian ini, saya belum pernah tanya ke dia sih, asumsi
saya ya karena dia sesungguhnya sangat cerdas jadi penelitian tersebut tidak
akan menyulitkan dia.
Nah kalo alasan saya menerima judul penelitian tersebut
karena dia, ya dia. Saya kan suka naksir sama cowok cerdas dan pinter *buka
kartu*
Cowok cerdas, pinter dan jomblo itu langka bukan? ya memang dia bukan jomblo. Good point, terus
kenapa malah ngambil judul penlitian yang susahnya nudzubllah begini???
Saya khilaf. *excuse*
Saya memiliki niatan jahat kalo saya ngerjain penelitian
bareng dia siapa tahu bisa mendekatkan dari sekedar kenal naik pangkat jadi teman
satu penelitian terus cinlok deh. Bodohnya saya ini gak sadar diri kalo otak
saya pas-pasan.
Even setelah satu penlitian bareng gak banyak yang berubah.
Dia masih setia sama pacarnya dan saya masih setia sama skripsi dua tahun ini.
Eh.
Buat adek-adek di luar sana yang belum punya judul skripsi,
ada sedikit saran nih
Pertama, Niatkan skripsi itu sebagai sarana biar cepet
lulus, bukan sarana pedekate sama orang yang udah punya pacar *tolong jangan
ditiru ya*
Kedua, Sadari kemampuan akademis, gak semua mahasiswa punya
otak yang cerdas, banyak yang otaknya pas-pasan *kaya saya*, jadi pilih tema
penelitian yang sesuai kemampuan
Terakhir, Skripsi itu kayak antibiotik. Dokter selalu menyarankan
meminum antibiotik tiga kali sehari, harus tiap hari diminum sampe abis. Kalo
lupa atau bahkan pura-pura lupa, antibiotiknya gak akan mengembalikan kekebalan
tubuh dan virus bakal mnyerang lagi di kemudian hari. Berlaku juga buat skripsi,
sekali (pura-pura) lupa, bakal susah untuk mulai ngerjain skripsi lagi.
So, minum skripsi tiga kali sehari, setiap hari setelah
makan, sampe abis. Semoga lekas lulus J
Cheers,
Hani :)
No comments:
Post a Comment