Semua tak lagi sama,
atau hanya aku yang mengingkari hatiku sendiri
nyatanya,
aku diam-diam merindukanmu
hanya tinggal jejak-jejak cerita yang perlahan ku kumpulkan
sebelum aku kehilangan kenangan itu, tanpa sengaja lupa
"dorr!!"
itukah chat pertamamu kala itu?
aku tak tahu adakah kenangan yang indah yang harusnya ku ingat?
jangan-jangan memang tak ada
jangankan lupa, tak ada kenangan yang cukup indah untuk diingat
masih berharap janji itu terlaksana
entah kapan
bolehkah aku percaya bahwa janji itu akan ditepati?
ataukah biar kulupakan jadi tak ada lagi yang tersisa untuk disebut kenangan?
kemarin kamu mengirimkan pesan singkat, memintaku menelponmu
ahh sayangnya aku tak bisa mendengar suaramu
lagipula aku terburu-buru saat itu
sejam kemudian, nomer hapemu mati lagi, sampai hari ini.
kamu dimana? sehatkah??
rasa-rasanya perlu ku susun pertanyaan yang banyak untukmu
jika memang kamu berniat kembali
meski sesaat
seperti yang sudah sudah
No comments:
Post a Comment