Ia disebut cinta pertama, pernyataan cinta sejak bertemu di bangku kuliah.sumber : http://koalasplayground.com/2013/03/14/top-c-stars-huang-xiaoming-and-zhao-wei-showcase-their-16-year-friendship/
Ia yang setia, bahwa 16 tahun kemudian 'aku masih disini untukmu'.
Ia seorang laki-laki yang patah tulangnya namun berkata ' aku sanggup menopangmu'.
Ia adalah diam namun dengan senyum tulus saat memelukmu.
Ia melakoni persahabatan dengan hukum mutlak 'aku disini saat kamu membutuhkanku'.
Ia, harapan, yang akan menunggumu meski 16 tahun lagi.
Ia berupa jarak, kamu adalah Mrs. Soon tapi tak menikah dengan Sunny Soon.
Ia abadi sebagai kenangan, untuk masa muda yang perlahan menjauh.
Friday, 15 March 2013
Mrs. Soon
Signature!
Buat gue, semanis-manisnya buah sawo kalo udah mateng pasti ngelewatin rasa sepet dulu pas belum mateng. Sekali waktu pun jus sawo pesenan gue rasanya sepet doang. Arrggh sawo mentah itu sepet! catet!
Bebas teori itu gak berarti hidup lu bebas, tuh skripsi nunggu dikelarin!
Setiap mahasiswa pasti pernah ngerasain susahnya berurusan sama birokrasi kampus, minta tanda tangan kajur > minta nomor ke umper > fotokopi buat arsip > finally cap! baru lah beres!
Rutinitas berubah dari kos-kampus-kantin-perpus-mall-kos jadi kos-burjo-kos, HDD penuh drama korea, seharian ngadep layar nontonin yoo seung hoo :) ! ah hidup!
Jam tidur yang harusnya jam sebelas malem bangun jam enem pagi, totally changed! Tidur subuh, bangun dhuhur. Lha kapan skripsinya, kapan minta tanda tangannya, kapan bimbingannya?! Kapan!!
Kebanyakan nonton drama korea bikin otak terlalu drama, lupa hari lupa kalo otak perlu dipake! misal ngitung 3 bulan itu = 15 maret 2013 sampai 15 mei 2013 :|
Yang penting jadi gak penting, yang gak penting mana inget lagi. Masih untung inget makan. Atau aktivitas yang dihapal cuma makan doang. Oh timbangan!
Bebas teori lalu tinggal skripsi itu bikin hidup gue sepet! Suer!!
Bebas teori itu gak berarti hidup lu bebas, tuh skripsi nunggu dikelarin!
Setiap mahasiswa pasti pernah ngerasain susahnya berurusan sama birokrasi kampus, minta tanda tangan kajur > minta nomor ke umper > fotokopi buat arsip > finally cap! baru lah beres!
Rutinitas berubah dari kos-kampus-kantin-perpus-mall-kos jadi kos-burjo-kos, HDD penuh drama korea, seharian ngadep layar nontonin yoo seung hoo :) ! ah hidup!
Jam tidur yang harusnya jam sebelas malem bangun jam enem pagi, totally changed! Tidur subuh, bangun dhuhur. Lha kapan skripsinya, kapan minta tanda tangannya, kapan bimbingannya?! Kapan!!
Kebanyakan nonton drama korea bikin otak terlalu drama, lupa hari lupa kalo otak perlu dipake! misal ngitung 3 bulan itu = 15 maret 2013 sampai 15 mei 2013 :|
Yang penting jadi gak penting, yang gak penting mana inget lagi. Masih untung inget makan. Atau aktivitas yang dihapal cuma makan doang. Oh timbangan!
Bebas teori lalu tinggal skripsi itu bikin hidup gue sepet! Suer!!
Monday, 11 March 2013
[Movie] Warm Bodies
Kata Tiya film Warm Bodies ini adalah the-worst-zombie-movies-that-she-ever-seen. Film ini sebenernya bukan genre gue banget secara zombie mesti mukanya serem-serem. Kalo kata gue sih film ini the-heart-warming-stories-for-galauers hahahaha...
Entah kenapa nonton film ini gue malah iri sama tokoh R (Nicholas Hoult) dibandingin hidup gue. Ceritanya R adalah zombie di luar stereotipe, R bisa 'bicara' dengan teman sesama zombie yaitu M. R mengumpulkan barang-barang dari manusia 'makanan' mereka lalu menyimpan barang-barang itu di 'rumah'nya yaitu pesawat rongsokan.
Ada pelajaran penting yang gue dapet dari film ini
Entah kenapa nonton film ini gue malah iri sama tokoh R (Nicholas Hoult) dibandingin hidup gue. Ceritanya R adalah zombie di luar stereotipe, R bisa 'bicara' dengan teman sesama zombie yaitu M. R mengumpulkan barang-barang dari manusia 'makanan' mereka lalu menyimpan barang-barang itu di 'rumah'nya yaitu pesawat rongsokan.
Ada pelajaran penting yang gue dapet dari film ini
If you want to still alive, try to feel, try to remember, also keep your dreamsFilm ini film komedi romantis yang akan membuat anda 'warm'. :)
Saturday, 2 March 2013
Anak Muda Cinta Pertamax
Seorang teman pernah bertanya, “Emang premium sama pertamax
bedanya apa??”. Tentu saya kaget dengan pertanyaannya. Apa orang-orang di luar
sana sama sekali belum mengenal pertamax? Apa SPBU di daerah tidak menjual
Pertamax? Mungkin anda yang tinggal di daerah dan jauh dari SPBU perlu
mengetahui perbedaan Premium dan Pertamax :
1.
Harga Premium di SPBU hanya Rp 4.500,- per liter,
jika membeli eceran pinggir jalan harganya Rp 5000,- sedangkan Pertamax harga
perliternya Rp 9.500,- hingga 11.000,- (Harga berlaku di pulau Jawa).
2.
Premium
mendapat subsidi dari pemerintah sehingga lebih murah sedangkan pertamax tidak disubsidi.
3.
Nilai oktan Pertamax lebih tinggi dari Premium.
Saya merasa beruntung bisa kuliah di Yogyakarta karena akses
informasi lebih mudah dan tidak terbatas. Boleh dibilang pengalaman saya berkenalan
dengan pertamax cukup lucu karena kebiasaan saya malas mengantri, jadi saya
mencoba mengisi BBM motor dengan pertamax karena tidak perlu mengantri. Tentu
saja karena pengguna belum banyak antrian pertamax hampir tak ada atau paling
banyak satu kendaraan. Berbeda jauh dengan antrian premium yang tak pernah
kosong.
Bagaimana teman saya yang tinggal di daerah akhirnya
mengetahui tentang pertamax? Jawabannya karena social media. Pertamax pada
bulan Januari dan Februari mengadakan kuis #apaidemu dan saya mengikuti kuis
tersebut. Teman saya penasaran dengan postingan saya dan memberanikan diri
bertanya tentang pertamax.
Pertamax kurang dikenal masyarakat karena terbatasnya
informasi, masyarakat mungkin ada yang tidak mengetahui bahwa premium yang
setiap hari mereka gunakan adalah subsidi dar pemerintah sehingga harganya
sangat murah. Harga pertamax yang mahal tidak terjangkau oleh masyarakat
kalangan bawah.
Lebih miris lagi saat mendengar di social media ada mobil
plat merah mengisi BBM dengan premium eceran. Di SPBU ada poster bahwa
kendaraan plat merah dan mobil dinas harus mengisi pertamax, sayangnya
posternya terbatas dan kurang mencolok sehingga masih banyak yang tidak tahu.
Bisakah pertamax lebih diminati masyarakat? Tentu bisa. Ada
banyak cara yang bisa dicoba oleh Pertamina
1.
Menaikkan harga Premium
Menaikkan harga premium berarti
mengurangi anggaran pemerintah untuk subsidi BBM. Anggaran pemerintah lebih
baik digunakan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di luar Jawa sehingga
tidak tertinggal jauh atau untuk penanganan bencana tsunami, banjir, gempa.
2.
Aktif di social media
Pengguna social media sebagian
besar adalah pemuda yang mudah menerima hal baru. Mempromosikan Pertamax
melalui social media dengan menggunakan semangat buzzer yang sedang popular di social
media. Buzzer dapat memperkenalkan sekaligus mengajak anak muda untuk
menggunakan pertamax.
3.
Menjadi sponsor acara
Berkembang pesatnya komunitas
anak muda yang memiliki agenda positif layak didukung oleh Pertamax misalnya program
penghijauan, konser amal, lomba riset dan inovasi.
Untuk menjadikan pertamax sebagai life style, sasaran
terpenting adalah anak muda. Mereka mampu menciptakan ide-ide kreatif untuk pembangunan
Indonesia menuju lebih baik.
Pertamax adalah life style saya. Dengan pertamax kegiatan
saya lebih lancer tanpa acara motor mogok.
Thursday, 14 February 2013
[Review] Face on Face My First Beauty Kit
Hi all.. kali ini postingan saya akan berbeda dari postingan sebelumnya. Ini pertama kali saya menulis posting tentang review produk kecantikan.
Apa sih make up wajib yang harus dibawa kemana-mana setiap hari? Kalau saya selalu membawa bedak dalam make up pouch saya, entah itu loose powder ataupun two way cake. Produk pertama yang akan saya review adalah two way cake dari Mentholatum Face on Face dan yang kedua adalah blush on dari merek yang sama.
Face on Face merupakan produk keluaran PT. Rohto Laboratories Indonesia dengan lisensi dari The Mentholatum Company. Produk lainnya adalah Hada Labo, Acnes, Lip Ice, Lip on Lip, Oxy, Skin Aqua, Beauty MAsk, Selsun, Fever Patch dan tak ketinggalan Produk tetes mata yang terkenal sejak lama yaitu Rohto.
Face on Face dengan tagline-nya 'My 1st beauty kit' memiliki empat varian produk :
1.Two Way Cake
Perpaduan bedak dan foundation untuk menyempurnakan penampilanmu
tersedia dalam 5 pilihan warna :
Charmy Pink, Silky White, Vanilla Beige, Natural Yellow, Tropical Beige
2. Loose Powder
Bedak tabur lembut untuk penampilan tampak natural
tersedia dalam 3 pilihan warna :
Silky White, Vanilla Beige, Natural Yellow
3. Eye Shadow
Pewarna kelopak mata untu pancarkan kecantikan matamu: Blooming Rose & Natural Glow
4. Blush On
Perona pipi untuk penampilan merona alami : Natural Glow & Blooming Rose
Varian warna yang tersedia memang tidak banyak, jika kebutuhan make up untuk penggunaan sehari-hari, Face on Face adalah pilihan yang sangat tepat. Pilihan warna natural sangat sesuai untuk penampilan yang segar setiap hari. Tentu saja produk ini wajib ada dalam make up pouch untuk mahasiswi seperti saya.
Mentholatum Face on Face Nourishing Two Way Cake - Natural Yellow-
- Improved Hyaluronic Acid* for Ultimate Skin Hydration
- Vitamin E as Skin Nutrition and Antioxidant
- Double Sunscreen Agent
- Mineral Oil Free
- Oil control & shine free
*2x Moisture Retention Capacity of Hyaluronic Acid
Komposisi :
Talc, Methicone, Mica, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Nylon-12, Benzophenone-3, Cyclomethicone, Dimethiconol, Tocopheryl Acetate, Octyidodecyl Stearoyl Stearate, Methylparaben, Propylparaben, Sodium Acetylated Hyaluronate, Fragrance, (+/- Cl77891, Cl 77491, Cl 77492, Cl 77499)
Saat membeli alas bedak di konter make up, mbak BA menyarankan saya memilih bedak dengan warna cenderung gelap karena alas bedak yang saya beli berwarna terang (kuning langsat). Two way cake warna Natural Yellow sangat cocok digunakan bersama alas bedak. Wajah saya terlihat natural dan tidak nampak seperti menggunakan bedak tebal. Jika pilihan warna alas bedak dan bedak tidak cocok bisa jadi wajah tampak seperti mengenakan topeng.
Tips :
- Jika foundation berwarna terang, pilihlah bedak yang lebih gelap.
- Sebaliknya jika foundation berwarna gelap, pilihlah bedak yang terang.
Kelebihan :
+ Warna bedak sesuai untuk warna kulit wajah saya yang sawo matang
+ Bonus spons di bagian bawah dan praktis
+ Terdapat cermin dalam kemasan two way cake, mau touch up lebih gampang tanpa harus bingung jika tak ada cermin di sekitar
Kekurangan :
- Warna kemasan pink yang menarik sayang kemasan sangat ringkih. Sampel yang saya terima dalam keadaan pecah, sungguh sayang
- Belum tersedia refill
Untuk jenis kulit saya yaitu kombinasi kering berminyak, sapuan bedak setelah beberapa akan tampak lebih natural. Over all untuk anda yang menginginkan two way cake dengan harga terjangkau, harga di konter sekitar 30-35ribu, two way cake Face on Face tentu pilihan yang tepat.
Mentholatum Face on Face Nourishing Blush On -Natural Glow-
- Improved Hyaluronic Acid* for Ultimate Skin Hydration
- Vitamin E as Skin Nutrition and Antioxidant
- Mineral Oil Free
*2x Moisture Retention Capacity of Hyaluronic Acid
Komposisi :
Talc, Methicone, Mica, Polymethyl Methacrylate, Cyclomethicone, Dimethiconol, Dimethicone, Lauroyl Lysine, Ethylhexyl Palmitate, Sorbitan Laurate, Tocopheryl Acetate, Methylparaben, Propylparaben, Sodium Acetylated Hyaluronate, BHT, Fragrance, Tin Oxide, (+/- Cl 77492, Cl 77491, Cl 77499, Cl 77891, Cl 15850)
Ini adalah blush on pertama saya, sebagai newbie dandan saya belum berani bereksperimen dengan blush on untuk penampilan sehari-hari. Pernah bertemu seorang teman di kampus dan dia dandan dengan full make-up kesannya agak berlebihan. . .hehehe. Saat saya mencoba menggunakan blush on Face on Face warna orange-nya cukup terlihat namun tidak terlihat berlebihan. Mungkin lain kali kalau sudah cukup pede dengan skill dandan, blush on pasti akan sangat berguna menciptakan penampilan natural yang segar.
Kelebihan dan kekurangan :
+/- Kemasan yang overly cute minus kemasan tidak disertai kuas
+/- Powdery, saat disapukan kuas banyak bubuk blush yang terbang dan terbuang sia-sia
Berminat dengan produk Face on Face bisa berkunjung ke FB [https://www.facebook.com/FaceOnFaceIndonesia] dan twitter Face On Face [@FaceOnFaceID]
Subscribe to:
Posts (Atom)
